Selasa, 18 November 2014

                                           The short stories of  Upiek Abbu !!
         
          Dia tidak tau apa itu cinta, yang dia tau tentang  cinta hanyalah tentang kebahagiaan. Saat  penantian menjadi sebuah pilihan.  Kerinduan dan kesakitan adalah dua sisi dari mata uang yang harus  ia raup. Namun ketika masa memberi  taunya arti sebuah pengkhianatan, dia tahu sesuatu itu adalah luka. Dan hanya ada satu hal yang dia benar-benar tidak tau ketika pengkhianatan itu terjadi,  adalah tentang bagaimana kerinduanya akan mengendap tak terungkap, terbenam menyakitinya dan merangkak seperti itu seterusnya . .
  
“aku sudah menunggunya selama 10 tahun, dan tak apa jika aku harus menunggunya 10 tahun lagi” -Ran Mouri-
"Cinta berarti memberi, memberi perhatian, memberi kasih sayang. Dan cinta berarti tidak menuntut atau mengekang." Ran Mouri

Cinta .. cinta .. cinta !! entah apa itu cinta. Jika Upiek adalah potret kecil dari keasakitan dan penderitaan Ran Mouri dan Milli. Maka baginya cinta adalah sebuah penantian dan harapan  yang terus bergumul dalam dadanya. Ran Mouri dan Milli adalah dua sosok yang tertanam pada satu jiwa yang disebut Upiek atas Abbunya. Terkadang Upiek rapuh seperti Milli akan Nathannya dan kemudian kuat seperti Ran Mouri akan Sinichinya.

“Kamu mungkin memang abu-abu buat aku, gak hitam, gak putih, tapi dari sekian banyak warna di hidupku, cuma warnamu yang engga aku punya”  -Milli dan Nathan-
"Apapun yang berhubungan dengan dia ngebuat hidup aku lebih berwarna” -Milli-

Kamu tau sumber kebahagiaan ? yah, dialah orang yang kita sayangi dan ia pula menyayangi kita. Penantian memang tak selalu membahagiakan, tapi jika yang kita nanti adalah satu dari sekian sumber kebahagiaan, ketahuiah !!  kesakitan merindukan dia adalah kebahagian yang terselubung begitu nikmat.
-

“Aku mau serius kuliah, dan aku juga gak mau ganggu kuliah kamu. Aku mau putus” -Nathan-
Aku tahu itu sulit untuk diungkapkan, tapi sebagai pria, kau harus berani dan kau harus mengatakannya” -Ran Mouri-
 "Terkadang cinta punya alasan tersendiri untuk menyakiti" -Milli & Nathan-

Bisa bayangkan rasanya ? ketika sumber kebahagian itu pergi berlalu, tak ubahnya seperti Milli, Upiek terima semua keputusan itu, namun dalam hatinya dia menangis. Menerka alasan yang sebenarnya tidak sanggup ia mengerti. Dan seperti Ran Mouri yang harus menunggu Sinichi sendiri di Tropial land. ada kepastian yang harus mereka dapatkan dan itu pahit.

“Cinta itu nol… Tak peduli berapa banyak waktu yang kau tambahkan dengan nol, kau akan selalu mengalami kehilangan yang menyedihkan.-Ran Mouri-

Pura-pura tegar dan mengerti adalah kemunafikan yang sedikitnya justru memperpuruk keadaan. Kerinduan yang tertingal itu sejujurnya telah merampas separuh dari akal sehatnya. Tapi jauh dalam hatinya, ada harap terbayarnya rindu itu. Mungkin sesudahnya, dia akan dengan tenang melepas arti penantian akan Abbunya selama ini.  

"Cinta sejati adalah ketika dia yang kamu cinta tak lagi mempedulikanmu, tapi kamu masih menunggunya dengan setia." -Ran Mouri-

          Jika hidup adalah pilihan, maka Upiek memilih untuk tetap menunggunya. Layak Milli yang masih terus berharap Nathan kembali untuknya. Sekalipun dia telah terabaikan oleh sesuatu yang lain.  Rasa percaya akan cinta mereka yang telah terikat dengan tutur lembut Abbu dan Nathan, Memberi seribu arti tentang kebersamaan atas rindu yang telah bergolak. 


“Ketika kamu telah menyingkirkan sesuatu yang tidak mungkin, apapun yang tersisa, namun tidak selalu kebenaran.” -Shinichi Kudo-

Alasannya pergi, selalu saja benar, tapi tentang hati yang mereka tinggalkan memang tak selamanya benar. Mereka hidup di bawah rasa tentram tanpa mereka tau, seseorang yang mereka tinggalkan kini seperti bayi yang tengah belajar berdiri, yang akan menangis ketika terjatuh, karena dia sadar ia tak sanggup tegak berdiri sendiri.  Seperti pemberontakan pada hati Milli, dia katakan dia telah lelah, dia kecewa . .

“aku tuh capek nungguin kamu, aku harus lupain kamu ! kamu dateng ngasih harapan terus ?? engga” –Milli-
perasaan kehilangan seseorang tidak bisa dibandingkan dengan perasaan di game dan drama TV” -Kogoro Mouri-

Membuat imprint kepada seseorang itu seperti ketika kamu melihat dia, semua berubah. Seluruh gravitasi dan keindahan bumi seakan berpusat dan tertahan hanya pada dirinya , dan tidak ada lagi yang penting selain dirinya. Dan kamu akan melakukan apa pun baginya , dan menjadi apa pun untuknya (Jacob : eclips movie)
Jika seperti itu adanya, bisa anda bayangkan sendiri, bagaimana tentang sebuah perasaan, jika dia harus benar-benar merasa kehilangan ??

"Perasaan yang paling menyedihkan adalah ketika rasa cinta & rindu hadir tetapi kamu tak mampu mengungkapkannya" -Ran Mouri-

Kita perumpakan penantian itu adalah sebuah janin. Saat rindu itu telah merampas waktu tidurnya, merampas selera makan selama 9 bulan lamanya. Tapi mereka akan tetap bahagia, karena mereka tau tentang suatu keindahan yang akan terjadi saat janinnya lahir nanti. Sakit dan beratnya merindukan  sebuah kedatangan, semua ia balut dengan doa dan harapan. Namun bagaimana jika ketika ia terlahir, kita tak berhak atasnya. Jangankan memeluk, jika menyentuhpun tak berhak . .

"Kamu bahagia akupun ikut bahagia walau aku tak bisa menyentuhmu lagi” 

          Ada satu masa dimana upiek harus menyadari, bahwa dia tidak bisa memaksa Abbu untuk mencintai dirinya. Dan lebih bahagia dengan kehidupan barunya. Dia sadar, cinta bukan bagaimana ia memiliki. Tapi tentang bagaimana orang yang di cintainya bahagia. Dan pada akhirnya . . ..

“ Kenyataan selalu hanya ada satu” –Sinichi kudo-
“dan bagaimana jika itu luka ??” –Inttan Nio-


                                               -masih tanda tanya !!-

Sumber :   -        Mili dan Nathan Movie-
Detective conan

Eclipse movie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar